Contoh Case Studi

Menulis Case Study
Case Study Mata Pelajaran IPA Kelas V
Pelajaran IPA sebenarnya pelajaran yang paling disukai oleh siswa, namun tidak semua materi IPA dapat diserap siswa dengan baik sehingga sebagai guru saya harus menyiapkan metode, media yang tepat agar materi dapat terserap dengan baik dan tentunya tujuan pembelajaran juga tercapai. Salah satunya pengalaman saya berikut.
Rabu pagi saya dengan bersemangat memasuki kelas V . Dikelas V SD Inpres Tello Baru Kecamatan Panakkukang Kota Makassar, kebetulan saya adalah wali kelasnya. Kali ini saya akan memberikan pelajaran IPA tentang struktur bumi. Seperti biasa saya memulai pelajaran dengan memberikan beberapa pertanyaan apersepsi. Beberapa pertanyaan saya pun telah dijawab siswa dengan benar. Saya sudah merasa yakin jika semua siswa saya sudah siap untuk memulai belajar.
Kegiatan inti saya mulai dengan menunjukkan gambar Alat Pencernaan Manusia  dari Card berukuran 80 x 60 cm yang memang sudah ada sejak dua tahun yang lalau. Media gambar saya yakini dapat membantu siswa saya untuk memahami materi ini karena di sekolah saya tidak tersedia media lain ataupun kit IPA. Beberapa siswa langsung berebut untuk melihat gambar yang saya pampang di depan kelas. Saya pun mulai menjelaskan dengan menunjukkan bagian-bagian alat pencernaan. Ketika penjelasan saya belum selesai saya melihat beberapa siswa berbicara sendiri dengan teman sebangkunya. Hal tersebut mulai membuat saya ragu apakah siswa saya tadi memperhatikan penjelasan saya atau tidak.
Untuk membuktikannya saya pun langsung memberikan perntanyaan setelah penjelasan selesai. “ Ayo coba sebutkan urut-urutan pencernaan makanan manusia mulai dari rongga mulut!”. Seketika kelas menjadi ramai kerena siswa saya berebut untuk melihat gambar di depan kelas. Kemudian mereka beramai-ramai menyebutkan bagian-bagian pencernaan tersebut dengan membaca tulisan pada gambar. Saya semakin penasaran apakah siswa saya tadi benar-benar dapat menyebutkan atau membaca. Saya buka gambar yang menempel di papan tulis. Kemudian saya kembali menyampaikan pertanyaan yang sama. Kali ini semua siswa saya 98 % terdiam, ternyata benar siswa saya hanya membaca tidak mampu menyebutkan. Dengan gundah saya coba tunjuk beberapa siswa yang saya anggap pandai.
“ Febiola, coba kamu sebutkan urutan pencernaan manusia tadi!”.
“ Rongga mulut, usus halus, dan….dan... lambung, Bu …….” Jawab Febiola dengan ragu.
Saya semakin gundah, ternyata pembelajaran kali ini tidak sesuai harapan. Bel istirahat pun berbunyi tak terasa jam pelajaran sudah usai saya pun memberikan tugas PR kepada siswa saya. Dengan hati yang kurang pas saya pun meninggalkan kelas menuju ruang guru.
Di ruang guru saya kembali merenung bagaimana caranya agar materi ini dengan mudah diserap oleh siswa saya.
Di rumah saya kembali teringat pembelajaran tentang urutan pencernaan makanan tadi. Muncullah ide untuk membawa pelajaran IPA dengan kartu gambar alat-alat pencernaan. Saya mempunyai ide untuk memberikan tugas menggambar alat pencernaan dengan cara menyusun kartu gambar dengan benar yang kebetulan saya letakkan diatas meja tidak beraturan.
 Saya bentuk kelompok siswa. Saya memberikan penjelasan cara kerja kelompok tadi yakni, siswa  menggambar kembali dengan meniru gambar kartu, tapi sebelumnya saya sudah sampaikan bahwa: ” gambar tidak perlu bagus, yang penting kalian mengenal gambarmu sesuai yang kalian identikkan dengan kartu gambar. Yang ingin Pak Guru lihat adalah kalian dapat menghubungkan tiap bagian gambar menjadi urutan pencernaan makanan yang benar”. Wah saya sangat kaget dengan antusias siswa saya. Semua senang dan langsung membagi tugas setiap siswa dalam kelompok itu membuat satu gambar bagian alat pencernaan dari kertas HVS yang telah saya abagikan sebelumnya. Beberapa kelompok mengajak saya untuk mengecek pekerjaan mereka. Semua siswa sibuk mengerjakan tugas. Tak sampai 10 menit semua pekerjaan kelompok selesai. Dengan semangat saya menyuruh beberapa kelompok menjelaskan urutan pencernaan makanan manusia yang mereka buat. Hasilnya sangat diluar dugaan ternyata semua kelompok mampu menyebutkan dengan dengan baik dan urut.
Saya kemudian membagikan kertas kosong kepada semua siswa dan menyuruh mereka untuk menggambar urutan pencernaan makanan . 10 menit berlalu terlihat siswa sudah mulai ramai. Saya kemudian menyuruh siswa yang sudah selesai untuk mengumpulkan tugasnya. Hasilnya benar-benar membuat saya tersenyum puas. 90% siswa mampu menggambar, menyebutkan, mengurutkan dengan baik dan benar. Bel berbunyi ketika saya masih duduk termenung di depan kelas tentunya dengan senyum kepuasan.
PENGELOLA BLOG INI

Benny Arifin Tiro
Arifin T., S.Pd.
Admin
Anni Hidayati Sanggala,S.Pd.
Co. Admin 1

Kasmirah, S.Pd.
Co. Admin 2
E-Mail : sditellobaru@gmail.com
SMS Gratis ke Operator GSM & CDMA di Indonesia